Kelas Baru : Mengembangkan aplikasi android RAD dengan Basic4Android

Apakah anda ingin mengembangkan aplikasi mobile berbasis Android tapi anda tidak familiar dengan bahasa pemrograman java? Atau anda ingin membuat program dengan waktu yang lebih cepat tanpa harus dipusingkan dengan kompleksitas kode java dan kesulitan membuat User Interface yang kompleks dengan XML? Jawabannya adalah anda dapat membuat aplikasi android menggunakan bahasa Basic dengan tools Basic4Adroid.

Basic4Android sendiri merupakan tools RAD yang terdiri dari framework, library, dan IDE yang terintegrasi dengan java dan android SDK. Basic4Android didesain sedemikian rupa sehingga memudahkan developer untuk mengembangkan aplikasi android menggunakan bahasa Visual Basic dan IDE yang mudah untuk digunakan.

Basic4Android juga menyediakan library-library lengkap untuk mengakses berbagai macam fitur yang ada pada smartphone seperti sensor, kamera, GPS, dan sebagainya.

Adapun beberapa kelebihan dan fitur yang dimiliki oleh Basic4Android adalah :

  • Simple dan Powerfull RAD (Rapid Application Development) tools untuk mengembangkan aplikasi native android tanpa harus menghabiskan waktu mempelajari pemrograman Eclipse/Java.
  • IDE (Integrated Development Environment) lengkap yang fokus 100% pada pengembangan aplikasi Android.
  • Dikompile kedalam native bytecode, tidak ada tambahan runtime library yang dibutuhkan. APK file yang dihasilkan sama dengan APK yang dihasilkan ketika anda membuat aplikasi menggunakan Eclipse/Java.
  • Performa dari aplikasi yang dihasilkan sama dengan aplikasi yang dibuat dengan Java.
  • Object Oriented Programming Language (sintaks sama dengan Visual Basic).
  • Tidak perlu menggunakan XML untuk Layout.
  • Sangat ekstensible dengan dukungan custom java library.
  • Satu-satunya visual editor untuk android yang benar-benar WYSIWYG. Visual editor mendukung banyak screen dan resolusi.
  • Mempunyai fitur designer script, membuat anda dapat dengan mudah membuat layout yang sophisticated.
  • Fitur Basic4Android UI Cloud Services dapat digunakan untuk mengetes aplikasi anda pada smartphone atau tablet asli lewat cloud.
  • Mendukung semua android phone dan tablet dari versi 1.6 sampai dengan 4x.
  • IDE yang modern dengan dukungan autocomplete, built-in dokumentasi, internal index, dan fitur advance yang lain.
  • Fitur step by step debugger yang powerfull.
  • Fitur built-in code obfuscation
  • Mendukung semua android core (GPS, SQL Database, Widgets, Live Wallpaper, Bluetooth, USB, Web Services, Camera, JSON, XML, Excel CSV, Multitouch, NFC, Views Animation, Push Notification, AdMob, OpenGL, Graphic and Chart, Sensor, dll)

Actual Training membuka kelas baru Basic4Android. Kelas ini ditujukan bagi peserta yang ingin membuat aplikasi mobile berbasis OS Android dengan cepat dan mudah menggunakan bahasa Visual Basic dan tools Basic4Android.

Adapun materi yang ditawarkan pada kelas ini adalah:

No

Topik

1

Instalasi Basic4Android

2

Program Pertama dengan Basic4Android

3

IDE – Menu dan Toolbar

4

IDE – Code Area

5

IDE – Tabs

6

Screen Size dan Resolution

7

Menggunakan Android Emulator

8

Koneksi dengan real devices

9

Menggunakan Designer pada Basic4Android (Menu, tools, dll)

10

Proses dan Activity life cycle

11

Variable dan object

12

Modules

13

Referensi Bahasa Basic

14

Menggunakan Map (Google Maps)

15

Menggunakan Sensor (GPS)

16

Mengambil data dari Web Services (JSON Parsing)

17

Menaruh aplikasi anda di market (Google Play)

18

Menambahkan Ads Network

19

Tips dan Trik Monetizing

20

Study Case

Tertarik untuk mengikuti kelas tersebut? Anda bisa menghubungi info@actual-training.com untuk informasi training.

Beberapa contoh show case aplikasi yang dibuat dengan Basic4Android diantaranya :

clip_image002

clip_image004

clip_image006

ASP.NET MVC Hands On Labs (Part1)

Pada tutorial kali ini saya akan mengajak anda mencoba framework terbaru untuk mengembangkan aplikasi berbasis web menggunakan Model View Controller Pattern yaitu ASP.NET MVC. Tutorial ini berisi langkah-langkah praktis yang disertai studi kasus untuk membangun aplikasi sederhana (katalog product) menggunakan ASP.NET MVC. Selain menggunakan fitur-fitur yang ada di ASP.NET MVC, tutorial ini juga membahas sedikit integrasi ASP.NET MVC dengan salah satu javascript framework yang banyak digunakan yaitu JQuery.

Adapun beberapa software yang harus diinstal untuk menjalankan HOL ini adalah:

  • Visual Studio 2008 SP1
  • ASP.NET MVC 1.0
  • SQL Server Express 2005
  • JQuery 1.3
  • JQuery UI 1.7.1

Topik yang akan dibahas pada contoh ini:

  • Membuat Model (LINQ to SQL)
  • Membuat Class Repository
  • Membuat Controller 
  • Membuat View (Helper, Validation) 
  • Simple JQuery Integration

 

Membuat Database dan Data Model

Pertama kita akan membat database yang akan kita gunakan dalam aplikasi ini, untuk itu ikuti
langkah-langkah dibawah ini:  

1.  Buka VS 2008, kemudian buat project ASP.NET MVC, beri nama “ComputerStore”

image

2.  Kemudian pada Solution Explorer, klik kanan folder “App_Data”

image

3.  Kemudian pada database tambahkan table dengan nama “Products”, dan tambahkan field-field berikut pada table “Products”. 

image

4.  Pada field “Id” ubah property “Identity Specification” menjadi “Yes” untuk menambahkan auto increment pada field tersebut.

image

 

Membuat Data Model (LINQ to SQL)

Setelah kita selesai membuat database, sekarang saatnya melakukan mapping table yang sudah kita buat menjadi object model dengan menggunakan LINQ to SQL. Object model ini akan kita simpan di dalam folder “Model”. Pada aplikasi MVC model berisi semua application logic (bussiness logic, data access logic).
1.  Pada Solution Explorer, klik kanan folder “Model”, kemudian pilih “Add” – “New Item” – pilih
“LINQ to SQL Classes” untuk membuat object model (mapping) secara otomatis. Anda dapat juga menggunakan “SQL Metal” atau melakukan mapping table secara manual.

image 

2.  Beri nama “Store.dbml”. Kemudian drag table “Products” dari server explorer kedalam LINQ to SQL Diagram. Kemudian save.

image

Setelah data model selesai kita buat, maka langkah selanjutnya adalah mendesain Product Repository yang adakan dijelaskan pada blog selanjutnya

Mengenal WPF (Windows Presentation Foundation)

Apa itu WPF?

WPF (Windows Presentation Foundation) adalah teknologi baru yang dirilis oleh Microsoft bersamaan dengan .NET Framework 3.0 (versi sekarang adalah 3.5). Selain WPF .NET 3.0 juga menyertakan beberapa teknologi baru yaitu WF (Workflow Foundation) untuk pemodelan dan WCF (Windows Communication Foundation) yang merupakan pengembangan dari Web Services.

WPF merupakan next generation graphic platform yang memungkinkan anda membuat advance UI (User Interface) yang memadukan document, media, 2D dan 3D, dan animation yang memiliki kemiripan dengan pemrograman web. WPF dapat digunakan pada platform windows seperti Win XP, Vista, dan Windows Server 2003 / 2008.

Sebelum ada teknologi WPF untuk mengembangkan aplikasi windows anda harus menggunakan beberapa teknologi yang berbeda, misalnya untuk menambahkan form user control seperti button kedalam aplikasi anda harus menggunakan komponen Windows Form, untuk menambahkan 2D Graphic anda harus menggunakan library GDI+, untuk 3D Graphic anda harus menggunakan library DirectX atau OpenGL.

WPF didesain untuk menyediakan solusi yang utuh untuk pengembangan aplikasi, WPF menyediakan integrasi dari teknologi yang berbeda, dengan WPF anda dapat menggabungkan komponen vector graphic, complex animation, dan media kedalam aplikasi. Fitur yang baru dalam WPF (.NET 3.5) adalah fitur 3D Graphic yang sudah built-in berbasis pada teknologi DirectX.

Apa saja yang harus diinstall?

Untuk menggunakan teknologi ini anda memerlukan beberapa software yang harus diinstall yaitu:

· Visual Studio 2008 / Visual C# Express 2008 (bagi pengguna C#) / Visual Basic 2008 Express (bagi pengguna vb). Visual Studio 2008 menggunakan .NET Framework 3.5 yang sudah support WPF yang terbaru saat ini. Vesi express edition dapat anda download di http://www.microsoft.com/express/download

· Microsoft Expression Blend 2.5 June 2008 Preview, anda juga dapat mendownload preview edition secara gratis.

XAML (Extensible Application Markup Language)

WPF menggunakan XAML untuk merepresentasikan UI dan user interaction. XAML dibangun dari XML dan penulisanya mirip dengan XHTML yang sering anda gunakan dalam membuat aplikasi berbasis web. XAML juga mendukung prinsip code-behind seperti pada aplikasi ASP.NET. Dengan menggunakan XAML, designer dan programmer dapat bekerja bersama dalam mengembangkan aplikasi, pertama designer membuat design UI kemudian programmer melanjutkan dengan menambah kodenya dalam bahasa yang disupport oleh .NET seperti C# / VB.NET.

Program sederhana menggunakan WPF

Setelah mengenal sekilas apa itu teknologi WPF, pada sesi ini anda akan mencoba membuat aplikasi sederhana menggunakan WPF. Anda dapat membuat aplikasi WPF langsung dari Visual Studio 2008, namun untuk membuat kreasi graphic yang lebih menarik anda dapat menggunakan Microsoft Expression Blend untuk membuat tampilan graphicnya baru kemudian diteruskan dengan menambahkan kode C# / VB.NET menggunakan Visual Studio 2008.

Langkah pertama buka Microsoft Blend Expression, klik File – New Project – Pilih WPF Application – beri nama projectnya “Kalkulator”, pilih bahasa pemrograman sesuai selera anda (C# atau VB).

Design tampilannya sesuai dengan selera anda, karena saya bukan seorang graphic designer maka saya kurang bisa membuat tampilan yang menarik, contoh ini hanya menunjukan kepada anda bahwa anda bisa mendesign tampilan dengan lebih leluasa dengan menggunakan Expression Blend sama sepert anda menggunakan Macromedia Flash atau Adobe Photoshop.

clip_image002

Tampilan yang anda design akan secara otomatis dikonversi kedalam format XAML, jika anda ingin melihat kode XAML klik di tab XAML disebelah kanan, maka akan tampak kode sebagai berikut (kode yang saya tulis pada listing dibawah ini hanya sebagian).

   1: <Window xmlns="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml/presentation"
   2:     xmlns:x="http://schemas.microsoft.com/winfx/2006/xaml"
   3:     x:Class="Kalkulator.Window1" x:Name="Window" Title="Window1" Width="362" Height="416">
   4: <Grid x:Name="LayoutRoot">
   5: <Image Margin="105.577,17,97.68,0" Source="actuallogo.png" Stretch="Fill" Height="60.66" VerticalAlignment="Top"/>
   6: <Image Margin="21,17,0,0" Source="erick.jpg" Stretch="Fill" Height="77.621" VerticalAlignment="Top" Width="79.333" HorizontalAlignment="Left"/>
   7: <Label Margin="21,111,57.107,0" VerticalAlignment="Top" Height="34" Content="SAMPLE KALKULATOR " FontSize="24" FontWeight="Bold">
   8: <Label.Foreground>
   9: <LinearGradientBrush EndPoint="0.5,1" StartPoint="0.5,0">
  10:         <GradientStop Color="#FF2662CA" Offset="0"/>
  11:         <GradientStop Color="#FFF81717" Offset="1"/>
  12:     </LinearGradientBrush>
  13: </Label.Foreground>
  14: </Label>
  15:     </Grid>
  16: </Window>

Jika anda perhatikan kode XAML yang digenerate oleh Expression Blend hampir mirip dengan XHTML yang biasa anda gunakan dalam membangun websites.

Setelah selesai mendesign tampilan di Expression Blend sekarang saatnya untuk menambahkan code-behind pada Visual Studio 2008. Buka aplikasi yang barusan anda buat dengan menggunakan Visual Studio, pilih New – Open Project – Kalkulator – kemudian isi property Name dari masing-masing property yang ada.

image

Kemudian tambahkan kode pada saat tombol diklik (event onClick). Tambahkan kode sebagai berikut:

clip_image004

   1: private void btnHitung_Click(object sender, RoutedEventArgs e)
   2:        {
   3:            int intBil1 = 0, intBil2 = 0, intHasil = 0;
   4:            intBil1 = Convert.ToInt32(txtBil1.Text);
   5:            intBil2 = Convert.ToInt32(txtBil2.Text);
   6:
   7:            if (rdTambah.IsChecked == true)
   8:            {
   9:                intHasil = intBil1 + intBil2;
  10:                MessageBox.Show("Hasil Penjumlahannya :" + intHasil.ToString());
  11:            }
  12:            else
  13:            {
  14:                intHasil = intBil1 + intBil2;
  15:                MessageBox.Show("Hasil Pengurangan : " + intHasil.ToString());
  16:            }
  17:        }

Untuk mencoba menjalankan aplikasinya tekan Ctrl+F5.

clip_image006

Contoh aplikasi diatas hanya merupakan contoh aplikasi yang sangat sederhana yang bisa dibangun menggunakan WPF. Aplikasi WPF juga dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi 3D graphic dan game.

Apa itu ASP.NET AJAX?

AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) merupakan suatu solusi yang telah lama ditunggu-tunggu oleh setiap pengembang web kenapa? Karena dengan menggunakan AJAX kita dapat membuat sebuah aplikasi web yang interaktif dan responsif mirip dengan aplikasi desktop.

Seperti yang kita ketahui bahwa salah satu kelemahan yang dimiliki oleh aplikasi berbasis web adalah sifatnya yang kurang responsif dibandingkan dengan aplikasi desktop, misalnya ketika pengguna mengklik sebuah link pada website, maka pengguna harus menunggu sekian detik sampai halaman yang diminta tampil (proses refresh halaman) nah proses menunggu inilah yang menyebabkan aplikasi web terasa kurang responsif.

Dengan teknologi AJAX semua masalah diatas dapat ditangani, anda tidak perlu menunggu lama karena halaman atau data yang diminta akan segera ditampilkan tanpa perlu merefresh seluruh halaman. Mengapa demikian? Ini karena AJAX hanya melakukan update pada bagain tertentu dari halaman tersebut

AJAX bukan merupakan bahasa pemrograman, AJAX adalah teknik gabungan beberapa teknologi yang sudah lama ada yaitu XHTML, CSS, DOM, JavaScript, XML/JSON dan objek XMLHttpRequest. Sayangnya untuk menggunakan AJAX dibutuhkan penguasaan terhadap teknologi teknologi tersebut yang tidak mudah dan butuh waktu lama untuk belajar, maka diciptakan framework seperti ASP.NET AJAX untuk mempermudah pengembang web untuk menggunakan teknologi AJAX tanpa harus berurusan dengan kompleksitas yang ada.

ASP.NET AJAX menyediakan banyak komponen yang dapat langsung digunakan tanpa harus membuat kode javascript yang kompleks. Framework ini bersifat free dan dapat di download dari http://www.asp.net/ajax/. Pada ASP.NET 3.5 framework ASP.AJAX sudah otomatis terintegrasi di dalamnya.

Apa itu LINQ ?

LINQ kepanjangan dari Language Integrated Query adalah keyword baru pada C# dan VB yang diperkenalkan pada .NET versi 3.5. LINQ berupa query expression seperti from, where, select yg biasa ditemui pada bahasa SQL. Dengan menggunakan LINQ, anda dapat melakukan query ke berbagai macam data seperti ke database SQL Server (LINQ to SQL), ke object DataSet (LINQ to DataSet), ke entity
(LINQ to Entity Framework), data XML (LINQ to XML) dan masih banyak lagi.

Jadi dengan LINQ kita lebih mudah mengquery suatu data (baik database maupun data dalam array atau koleksi dari objek) menggunakan keyword yang sudah disediakan. Keyword query operator yang dapat digunakan dalam LINQ kira-kira ada 40 macam.

Sebelum ada LINQ untuk mengakses objek-objek seperti array, koleksi, database, dan XML anda membutuhkan teknik sendiri, misal untuk mengakses database anda harus menggunakan bahasa SQL, untuk mengakses XML digunakan XPath atau XQuery tapi dengan menggunakan LINQ objek yang berbeda-beda tersebut dapat di query dengan teknik yang sama yaitu LINQ.

AJAX Revolusi Pada Aplikasi Berbasis Web

Selama satu tahun terakhir, perkembangan teknologi aplikasi berbasis web mengalami perubahan yang cukup signifikan dengan diperkenalkannya teknologi AJAX lewat artikel yang ditulis oleh Jesse James Garrett pada awal tahun 2005. AJAX adalah kependekan dari Asynchronous JavaScript and XML. Dengan teknik ini dimungkinkan suatu halaman web untuk memperbaharui dirinya tanpa harus melakukan full refresh. Jika biasanya anda harus lelah untuk menunggu lama ketika halaman web selesai untuk di-load, dan harus berhadapan dengan tampilan yang kurang interaktif dan responsif dibandingkan dengan aplikasi desktop, maka dengan teknik AJAX semua masalah itu dapat diatasi. Dengan AJAX aplikasi berbasis web menjadi lebih interaktif, responsif dan mudah digunakan seperti layaknya aplikasi berbasis desktop.

AJAX sebenarnya adalah gabungan dari beberapa teknologi web standar yang sudah ada yaitu: XHTML (eXtensible Hypertext Markup Language) dan CSS (Cascade Style Sheet) untuk standar presentasi dan strukturnya, menampilkan dan manipulasi halaman web menggunakan DOM (Document Object Model) , pertukaran data menggunakan XML (eXtensible Markup Language), asynchronous data retrieval menggunakan objek XMLHttpRequest, dan terakhir JavaScript yang berinteraksi secara dinamis dengan semua teknologi diatas. AJAX tidak tergantung pada teknologi server-side tertentu, anda dapat menggunakan AJAX menggunakan PHP, JSP atau ASP.NET.

AJAX pertama kali digunakan pada aplikasi Google Maps (http://maps.google.com) yaitu situs yang menyediakan layanan pencarian lokasi tertentu pada peta. Google Maps memanfaatkan teknik AJAX sehingga meskipun anda menggunakan browser untuk menjalankan aplikasi ini namun tampilan dan fungsionalitasnya sangat mirip dengan aplikasi desktop yang cepat dan responsif sehingga tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan lokasi yang diinginkan. Google juga menggunakan teknik AJAX dibeberapa aplikasi yang lain seperti GMail (aplikasi email dari google), Google Calendar dan Google Suggest, Selain Google beberapa perusahaan besar IT seperti Yahoo, dan Microsoft juga menggunakan teknologi ini pada beberapa aplikasi berbasis web milik mereka. Yahoo menerapkan AJAX pada aplikasi Yahoo Mail versi beta, jika anda menggunakan aplikasi email pada Yahoo anda akan merasakan kemiripannya dengan aplikasi mail berbasis desktop seperti Microsoft Outlook atau Mozilla Thunderbird.

image

Selain banyak kelebihan dari teknologi AJAX, ada juga beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu bahwa dibutuhkan browser yang cukup baru untuk menjalankan AJAX dengan sempurna, paling tidak IE versi 6 keatas atau FireFox versi 1.5 keatas. Masalah juga ditemukan bila pengguna menggunakan browser pada PDA yang kemampuannya terbatas.

Silverlight Saingan Baru Flash

Microsoft Silverlight atau sebelumnya bernama WPF/E (Windows Presentation Foundation for Everywhere) adalah salah satu teknologi baru yang dibuat oleh Microsoft dengan tujuan untuk menyajikan RIA (Rich Internet Application) meliputi kemampuan untuk membuat dan mengintegrasikan multimedia, animasi, vektor grafik dan video playback secara interaktif. Silverlight dapat dijalankan diberbagai browser standar seperti Firefox, Safari, Opera dan Internet Explorer tapi masih terbatas pada platform Windows dan Mac OS X, dukungan untuk Linux masih belum bagus. Agar dapat menjalankan aplikasi berbasis Silverlight maka anda harus mendownload plugin kemudian menginstalnya terlebih dahulu sama seperti jika anda ingin menjalankan aplikasi Flash.

Aplikasi Silverlight dapat dibuat menggunakan semua bahasa yang mendukung .NET Framework, tidak seperti Flash yang hanya menggunakan bahasa Action Script. Dengan demikian diharapkan pada desainer dan pengembang web menjadi lebih mudah mengembangkan aplikasi Silverlight karena tidak harus mempelajari bahasa baru yang berbeda, cukup menggunakan bahasa yang mendukung .NET seperti VB, C#, J#, dll. Untuk mendesain UI (User Interface) dapat digunakan Microsoft Blend Expression, sedangkan untuk mendevelop dan mendebug aplikasi digunakan Visual Studio .NET.

Silverlight mendukung mode grafik yang sama dengan WPF (Windows Presentation Foundation) dan mendukung standar video content VC-1 yang dapat dijalankan pada browser tanpa harus menginstal Windows Media Player, Active X, maupun Windows Media Browser plugin. Jika dibandingkan dengan Flash (Adobe Flash), Silverlight mempunyai dukungan devices yang lebih luas, karena selain dapat ditampilkan pada Web Silverlight juga dapat ditampilkan melalui XBOX 360, Microsoft Zune, dan sistem HD (high definition) seperti pada BlueRay maupun HD-DVD serta semua perangkat yang mendukung codec tersebut.

Dari sisi search engine, content pada aplikasi Silverlight juga lebih mudah ditemukan dan diindeks dibandingkan dengan Flash, karena tidak dikompilasi seperti aplikasi Flash melainkan di representasikan dalam bentuk teks dengan format XAML (Extensible Application Markup Language).

Saat ini Silverlight sudah masuk pada versi 2 (Silverlight 2 beta 1) untuk lebih lengkapnya kunjungi website ini http://www.microsoft.com/silverlight/

image