FREE EBook–Pengenalan Azure Web Apps

12527819_10153838977016182_2146359183_n

FREE E-Book ini berisi penjelasan dan tutorial singkat tentang penggunaan layanan komputasi awan menggunakan platform Microsoft Azure terutama Azure Web Apps dan Mobile Services. Diharapkan setelah membaca e-book ini pembaca dapat lebih memahami apa itu platform Microsoft Azure, serta dapat membuat aplikasi berbasis web yang dipasang pada layanan Microsoft Azure Web Apps.

Buku ini memiliki tebal 72 halaman dengan daftar isi sebagai berikut :

  • BAB 1 Pengenalan Azure Website / Azure App Services. 1
    • Azure Website / Azure Web App. 2
    • Azure Mobile Services. 2
  • Bab 2 – Medaftar Akun Azure dan Memasang Web CMS pada Layanan Azure Web Apps. 4
    • Bagaimana Memperoleh Akun Microsoft Azure?. 4
    • Memasang Aplikasi CMS Open Source di Azure. 5
    • Langkah 1: Membuat MySQL Database. 5
    • Langkah 2: Memasang WordPress pada layanan Azure Web. 7
  • Bab 3 – PHP & MySQL dengan Layanan Azure Web Apps. 10
    • Membuat Database MySQL di Azure. 10
    • Membuat Aplikasi Web dengan PHP. 14
  • Bab 4 – ASP.NET MVC & Microsoft Azure. 22
    • Membuat Project ASP.NET MVC. 22
    • Membuat Web Site Instance di Windows Azure. 24
    • Upload Project di Visual Studio ke Microsoft Azure. 26
    • Menggunakan SQL Azure dan ASP.NET MVC. 29
    • Membuat Database pada Windows Azure. 31
    • Autentikasi Aplikasi ASP.NET MVC dengan Azure Active Directory. 34
    • Membuat Azure Active Directory. 34
  • Bab 5 – Windows Azure Mobile Services. 41
    • Memulai Membuat Azure Mobile Services. 41
    • Windows Store Client. 45
    • Mengakses REST Services dari Table di Mobile Services. 50
    • Menambahkan Data dan Table Baru pada Azure Mobile Services. 53
    • Menambahkan Script Pada Proses CRUD.. 58
    • Menggunakan Objek Request pada Script. 60
    • Menambahkan Field baru dengan Script. 62
    • Menggunakan Query Object pada SCRIPT. 64
  • Bab 6 -Identity dengan Azure Mobile Services. 66
    • Membuat Twitter Identity Provider. 66
    • Membuat Facebook Identity Provider. 69
    • Menambahkan Restriction Permission pada Table. 70
  • Bab 7 – Menggunakan Push Notification. 72

Anda dapat mendownload e-book ini pada tautan berikut: http://tinyurl.com/bukuazurewebapp

Membuat aplikasi ASP.NET Core dengan Visual Studio Code (Part 1)

Pada tutorial kali ini kita akan mencoba untuk membuat aplikasi ASP.NET Core dengan editor Visual Studio Code.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Microsoft baru-baru ini merilis ASP.NET Core dan .NET Core yang merupakan versi minimalis dari .NET Framework dan ASP.NET. Versi ini dioptimalkan untuk kebutuhan pembuatan aplikasi berbasis layanan cloud.

Microsoft juga merilis versi mini dari Visual Studio yang diberi nama Visual Studio Code. Jika dibandingkan dengan Visual Studio maka Visual Studio Code terasa sangat ringan karena hanya fitur2 utama saja yang didukung. Visual Studio Code sangat mirip dengan code editor lain yang simple seperti Sublime atau Web Storm. Anda dapat mengunduh aplikasi Visual Studio Code secara gratis pada tautan berikut.

Langkah 1

Install ASP.NET 5/ASP.NET Core library yang dapat diunduh pada tautan berikut.

image

ASP.NET Core saat ini masih pada versi RC Update 1, namun menurut Microsoft versi ini sudah cukup stabil untuk digunakan pada production. Jadi anda tidak perlu kuatir bila ingin menggunakan versi ini untuk project baru anda.

Setelah instalasi ASP.NET 5/Core selesai, anda dapat menjalankan perintah berikut untuk menginstal paket yeoman yang akan digunakan untuk membuat project asp.net.

npm install -g yo generator-aspnet gulp bower

Jika anda belum menginstal node.js pada komputer anda, anda dapat mengunduh node pada tautan berikut.

Setelah yeoman terinstal anda dapat menambahkan perintah yo aspnet untuk membuat project asp.net baru.

Kemudian pilih project Web Application dan beri nama projectnya SampleAsp.

image

image

Maka folder SampleAsp yang berisi semua file pada project akan dibuat. Pada command promt, masuk kedalam folder tersebut dan jalankan perintah dnu restore untuk mendownload semua package yang diperlukan via NuGet.

Setelah selesai anda dapat menjalankan perintah dnx web untuk menjalankan aplikasi ASP.NET 5/Core yang sudah anda buat.

image

Kemudian untuk menjalankan aplikasi web, anda dapat mengakses alamat http://localhost:5000 pada browser.

image

Untuk membuka project yang sudah kita buat di Visual Studio Code, pilih File – Open Folder – kemudian pilih folder SampleAsp. Setelah itu anda dapat mengedit dan menambahkan kode yang diperlukan.

image

Cara Migrasi Database dari SQL Server ke SQL Azure

Pada tutorial kali ini akan dibahas bagaimana cara melakukan migrasi dari SQL Server database ke SQL Azure. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah instalasi SQL Database Migration Wizard pada tautan berikut.

image

Sebagai contoh pada tutorial kali ini kita akan mengeksport database dengan nama StorageDb ke SQL Azure.

 image

Caranya cukup mudah, pertama masuk kedalam portal Azure anda di halaman http://portal.azure.com. Kemudian buat SQL Azure dengan cara klik pada SQL Databases, kemudian pilih Add, kemudian masukan nama database yang akan dibuat sebagai contoh StorageDb, pada konfigurasi server tambahkan server baru karena kita belum membuat server sebelumnya.

image

Untuk paket kita akan mencoba paket yang paling murah yaitu paket basic seharga 7orb-an per bulan. Untuk pilihan region, anda dapat memilih region yang paling dekat dengan lokasi target pengguna anda.

image

Untuk group, anda dapat menambahkan group baru jika belum memiliki group. Group digunakan untuk mengelompokan resource yang anda buat pada layanan Microsoft Azure.

image

Langkah terakhir tekan tombol Create. Setelah beberapa saat anda akan melihat bahwa database pada SQL Azure sudah berhasil dibuat.

image

image

Setelah database di SQL Azure siap, maka langkah selanjutnya adalah menggunakan tools SQL Database Migration Wizard.  

Sebelumnya anda dapat menambahkan konfigurasi firewall pada SQL Azure agar komputer anda dapat terkoneksi kedalam layanan SQL Azure, ikuti langkah dibawah ini.

image

Kemudian tambahkan ip dari komputer anda pada daftar tersebut agar anda dapat mengakses layanan SQL Azure dari komputer anda.

image

Buka SQL Database Migration Wizard, pilih Azure SQL Database sebagai target server, kemudian pada pilihan Migrate pilih Database. Tekan tombol Next

 image

Pertama anda harus memasukan informasi sumber data yang akan dimigrasikan ke SQL Azure, pada contoh ini saya menggunakan SQL SERVER EXPRESS, dan database yang akan dimigrasi adalah StorageDb.

image 

Kemudian tekan tombol Connect. Pilih Script all database object untuk mentransfer semua object pada database anda ke SQL Azure. Tekan tombol Next.

image 

image

Maka tools ini akan menggenerate semua script yang dibutuhkan.

image

Langkah selanjutnya adalah menambahkan database server tujuan, yaitu database server yang sudah anda buat sebelumnya di SQL Azure, masukan informasi koneksi seperti server name, username, dan password. Tekan tombol Connect.

image

image

Tekan tombol next untuk memulai proses migrasi. Setelah proses migrasi selesai akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.

image

Untuk memastikan apakah semua table beserta isinya sudah berhasil dimigrasikan ke SQL Azure, maka anda dapat membuka tools SQL Server Management Studio, kemudian hubungkan dengan SQL Azure.

image

Maka anda akan dapat melihat database StorageDb yang ada di SQL Azure.

image

Demikian tutorial untuk migrasi database dari database SQL Server di server onpremis kedalam database yang ada pada SQL Azure. 

Azure Table Storage dengan ASP.NET MVC (Part 2)

Pada bagian 1 kita sudah membahas apa itu Azure Table Storage dan bagaimana cara membuat Storage Account pada layanan Azure. Selanjutnya kita akan membuat ASP.NET MVC Project yang dapat terhubung dengan layanan Storage Account yang sudah kita buat, kemudian menambahkan data pada Storage Account berupa Azure Table dan Azure Blob. Azure Table digunakan untuk menyimpan data standard yang bertipe string/number (selain blob). Azure Blob digunakan untuk menyimpan data blob seperti file image, video, pdf, dan format lain yang biasanya mempunyai ukuran relatif besar.

Membuat Project ASP.NET MVC

Buka Visual Studio 2015 kemudian buat ASP.NET MVC Project baru dengan nama  SampleTableStorage. Kemudian pada folder model tambahkan interface baru dengan nama ITableOperations.cs. Method pada interface ini akan diimplementasikan pada method selanjutnya.

using Microsoft.WindowsAzure.Storage;
using Microsoft.WindowsAzure.Storage.Table;
using System.Collections.Generic;
using System.Configuration;
using System;

namespace SampleTableStorage.Models
{
    public interface ITableOperations
    {
        void CreateEntity(StorageEntity entity);
        List<StorageEntity> GetEntities(string filter);
        StorageEntity GetEntity(string partitionKey,string rowKey);
    } 
}

Masih pada folder Model, tambahkan class StorageEntity.cs. Class ini digunakan untuk mendefinisikan data model yang akan dibuat pada Azure Table. Class ini berisi definisi dari field-field yang akan dibuat pada Azure Table.

using Microsoft.WindowsAzure.Storage.Table;
using System;
using System.Collections.Generic;
using System.ComponentModel.DataAnnotations;
using System.Linq;
using System.Web;

namespace SampleTableStorage.Models
{
    public class StorageEntity : TableEntity
    {
        public StorageEntity()
        { }

        public StorageEntity(int storageId,string city)
        {
            this.RowKey = storageId.ToString();
            this.PartitionKey = city;
        }

        public string StorageId { get; set; }
        public string Size { get; set; }
        public string Environment { get; set; }
        public decimal PriceDay { get; set; }
        public decimal PriceMonth { get; set; }
        public string Space { get; set; }
        public string Access { get; set; }
        public string Description { get; set; }

        [Required(ErrorMessage = "Title Required !")]
        public string Title { get; set; }
        public string Address { get; set; }
        public string City { get; set; }
        public string State { get; set; }
        public string ZipCode { get; set; }
        public string Picture { get; set; }
        public double Length { get; set; }
        public double Height { get; set; }
        public string Phone { get; set; }

    }
}

Setelah membuat TableEntity, maka langkah selanjutnya adalah menambahkan operasi-operasi yang akan dilakukan di Table Storage seperti membuat dan mengambil data pada Azure Table. Pada folder Model, tambahkan class dengan nama TableOperations.cs.

Untuk bekerja dengan Storage Account yang ada di Azure anda harus menambahkan string koneksi pada project anda. Anda dapat mengambil string koneksi tersebut pada portal Azure.

image

kemudian tambahkan string koneksi tersebut pada file konfirgurasi di web.config

<appSettings>
  <add key="webpages:Version" value="3.0.0.0" />
  <add key="webpages:Enabled" value="false" />
  <add key="ClientValidationEnabled" value="true" />
  <add key="UnobtrusiveJavaScriptEnabled" value="true" />
  <add key="keepStorage" value="DefaultEndpointsProtocol=https;AccountName=keepstorage;AccountKey=<key anda>;BlobEndpoint=https://keepstorage.blob.core.windows.net/;TableEndpoint=https://keepstorage.table.core.windows.net/;QueueEndpoint=https://keepstorage.queue.core.windows.net/;FileEndpoint=https://keepstorage.file.core.windows.net/" />
</appSettings>

Setelah string koneksi ditambahkan, anda dapat menggunakan string koneksi tersebut pada aplikasi anda untuk terhubung dengan Storage Account yang ada pada layanan Azure.

using Microsoft.WindowsAzure.Storage;
using Microsoft.WindowsAzure.Storage.Table;
using System.Collections.Generic;
using System.Configuration;
using System;
using System.Linq;

namespace SampleTableStorage.Models
{
    public class TableOperations : ITableOperations
    {
        CloudStorageAccount storageAccount;
        CloudTableClient tableClient;

        public TableOperations()
        {
            storageAccount = CloudStorageAccount.Parse(ConfigurationManager.AppSettings["keepStorage"].ToString());
            tableClient = storageAccount.CreateCloudTableClient();

            CloudTable table = tableClient.GetTableReference("keepstorage");
            table.CreateIfNotExists();
        }
        public void CreateEntity(StorageEntity entity)
        {
            CloudTable table = tableClient.GetTableReference("keepstorage");
            TableOperation insertOperation = TableOperation.Insert(entity);
            table.Execute(insertOperation);
        }

        public List<StorageEntity> GetEntities(string filter)
        {
            //List<StorageEntity> storages = new List<StorageEntity>();
            CloudTable table = tableClient.GetTableReference("keepstorage");

            List<StorageEntity> query = (from entity in table.CreateQuery<StorageEntity>()
                                               where entity.PartitionKey == "City"
                                               select entity).ToList();

            return query;
        }

        public StorageEntity GetEntity(string partitionKey, string rowKey)
        {
            StorageEntity entity = null;
            CloudTable table = tableClient.GetTableReference("keepstorage");
            entity = (from e in table.CreateQuery<StorageEntity>()
                      where e.PartitionKey == partitionKey && e.RowKey == rowKey
                      select e).FirstOrDefault();

            return entity;
        }
    }
}

Tambahkan juga class dengan nama BlobOperations.cs. Class ini akan digunakan untuk membuat dan menambahkan file blob kedalam objek Azure Blob pada Storage Account.

using System;
using System.Web;

using Microsoft.WindowsAzure.Storage;
using Microsoft.WindowsAzure.Storage.Blob;
using System.Configuration;
using System.Threading.Tasks;
using System.IO;


namespace SampleTableStorage.Models
{
    
    public class BlobOperations
    {
        private static CloudBlobContainer storageBlobContainer;

        public BlobOperations()
        {
            var storageAccount = CloudStorageAccount.Parse(ConfigurationManager.AppSettings["keepStorage"].ToString());
            CloudBlobClient blobClient = storageAccount.CreateCloudBlobClient();

            storageBlobContainer = blobClient.GetContainerReference("blobkeepstorage");
            storageBlobContainer.CreateIfNotExists();
        }

        public CloudBlockBlob UploadBlob(HttpPostedFileBase storagePicFile)
        {
            string blobName = Guid.NewGuid().ToString() + Path.GetExtension(storagePicFile.FileName);

            CloudBlockBlob storageBlob = storageBlobContainer.GetBlockBlobReference(blobName);
            using (var fs = storagePicFile.InputStream)
            {
                storageBlob.UploadFromStream(fs);
            }

            return storageBlob;
        }
    }
}

 

Kemudian langkah selanjutnya adalah membuat controller  dengan nama StorageListController.cs. Pada controller ini kita akan menambahkan method yang digunakan untuk menambahkan data ke Azure Table dan Azure Blob.

using System;
using System.Collections.Generic;
using System.Linq;
using System.Web;
using System.Web.Mvc;

using SampleTableStorage.Models;
using System.Threading.Tasks;
using Microsoft.WindowsAzure.Storage.Blob;

namespace SampleTableStorage.Controllers
{
    public class StorageListController : Controller
    {
        BlobOperations blobOperations;
        TableOperations tableOperations;
               
        public StorageListController()
        {
            blobOperations = new BlobOperations();
            tableOperations = new TableOperations();
        }
        // GET: StorageList
        public ActionResult Index()
        {
            var storages = tableOperations.GetEntities("Spokane");
            return View(storages);
        }

        public ActionResult Create()
        {
            var objStorage = new StorageEntity();
            //objStorage.StorageId = Guid.NewGuid().ToString();
            objStorage.City = "Spokane";
            ViewBag.Environment = new SelectList(new List<string>() {
                "Outdoor","Indoor"
            });
            ViewBag.Access = new SelectList(new List<string>()
            {
                "Limited","Anytime"
            });

            return View();
        }

        [HttpPost]
        public ActionResult Create(StorageEntity obj,HttpPostedFileBase Picture)
        {
            //upload file to blob
            CloudBlockBlob storageBlob = null;
            if(Picture != null && Picture.ContentLength !=0)
            {
                storageBlob = blobOperations.UploadBlob(Picture);
                obj.Picture = storageBlob.Uri.ToString();
            }

            obj.City = "Spokane";
            obj.RowKey = Guid.NewGuid().ToString();
            obj.PartitionKey = obj.City;
            tableOperations.CreateEntity(obj);

            return RedirectToAction("Index","Home");
        }

    }
}

Setelah membuat controller maka untuk membuat form input yang akan kita gunakan untuk menambahkan data ke Azure Table anda dapat menambahkan view dengan nama Create.cshtml berikut.

@model SampleTableStorage.Models.StorageEntity

@{
    ViewBag.Title = "Create";
}

@using (Html.BeginForm("Create","StorageList",FormMethod.Post, 
    new { enctype = "multipart/form-data" }))
{
    @Html.AntiForgeryToken()
    
    

Storage Entity


@Html.ValidationSummary(true, "", new { @class = "text-danger" })
@Html.LabelFor(model => model.Size, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.EditorFor(model => model.Size, new { htmlAttributes = new { @class = "form-control" } }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.Size, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.Environment, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.DropDownListFor(model=>model.Environment, (IEnumerable)ViewBag.Environment,new { @class = "form-control" }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.Environment, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.PriceDay, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.EditorFor(model => model.PriceDay, new { htmlAttributes = new { @class = "form-control" } }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.PriceDay, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.PriceMonth, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.EditorFor(model => model.PriceMonth, new { htmlAttributes = new { @class = "form-control" } }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.PriceMonth, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.Space, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.EditorFor(model => model.Space, new { htmlAttributes = new { @class = "form-control" } }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.Space, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.Access, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.DropDownListFor(model => model.Access, (IEnumerable)ViewBag.Access ,new { @class = "form-control" }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.Access, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.Description, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.EditorFor(model => model.Description, new { htmlAttributes = new { @class = "form-control" } }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.Description, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.Title, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.EditorFor(model => model.Title, new { htmlAttributes = new { @class = "form-control" } }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.Title, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.Address, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.EditorFor(model => model.Address, new { htmlAttributes = new { @class = "form-control" } }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.Address, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.City, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.EditorFor(model => model.City, new { htmlAttributes = new { @class = "form-control" } }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.City, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.State, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.EditorFor(model => model.State, new { htmlAttributes = new { @class = "form-control" } }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.State, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.ZipCode, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.EditorFor(model => model.ZipCode, new { htmlAttributes = new { @class = "form-control" } }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.ZipCode, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.Picture, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.ValidationMessageFor(model => model.Picture, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.Length, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.EditorFor(model => model.Length, new { htmlAttributes = new { @class = "form-control" } }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.Length, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.Height, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.EditorFor(model => model.Height, new { htmlAttributes = new { @class = "form-control" } }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.Height, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
@Html.LabelFor(model => model.Phone, htmlAttributes: new { @class = "control-label col-md-2" })
@Html.EditorFor(model => model.Phone, new { htmlAttributes = new { @class = "form-control" } }) @Html.ValidationMessageFor(model => model.Phone, "", new { @class = "text-danger" })
</div>
</div> </div> }
@Html.ActionLink("Back to List", "Index")

Setelah itu anda dapat mencoba menjalankan aplikasi ini dan memasukan data kedalam Azure Table dan Azure Blob

image

Setelah berhasil anda dapat melihat isi dari Azure Table dan Azure Blob yang sudah anda buat di Visual Studio 2015 Cloud Explorer.

image

image